cara membuat platina sendiri
CaraMenindik Hidung Sendiri. Jasa tukang tindik profesional bisa jadi cukup mahal, padahal, Anda bisa saja melakukan proses ini di rumah asalkan mempelajarinya terlebih dahulu. Carilah logam bebas nikel seperti emas 14-24 karat, perak 925, tembaga, atau platina. Plastik polikarbonat juga biasanya aman untuk digunakan. Jika Anda membuat
Sebelummulai membuat alat setrum ikan dengan CDI motor, hal pertama yang harus anda lakukan adalah mempersiapkan semua bahan yang diperlukan. Berikut list bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat sebuah alat strum ikan sederhana. CDI motor bekas sebagai pengganti platina. 2 buah aki bekas sepeda motor.
Caramembuat setrum ikan dengan bahan bahan yang adaApa anda ingin membuat setrum ikan hanya untuk kesenangan, mencari ikan hias atau sebagai profesi?lumayan kok, klo saya sendiri sehari bisa 200rb kadang lebih lumayan buat kuliah istri dan membeli susu untuk anak alhamdulilah cukup Sedikat penjelasan dari sayaSekarang permintaan ikan air tawar dipasaran sangat meningkat ntah itu untuk obat
CaraMelakukan Bleaching Rambut di Rumah. Campur bleaching powder dan developer atau bleaching cream sesuai petunjuk yang tertera di kemasan produk.; Aplikasikan bleaching cream pada rambut kering, minimal 1 cm dari kulit kepala agar tidak terjadi iritasi.; Aplikasikan bleaching cream mulai dari rambut bagian bawah terlebih dahulu.; Aplikasikan bleaching cream secara merata.
Berikutini adalah LINK Video Youtube Cara Membuat Mie Basah Sendiri. Posted 5th December 2017 by Unknown Dec. 5. (Memakai Platina) Posted 5th December 2017 by Unknown Dec. 5. Cara Membuat Lampu Hias Malam Sendiri. Berikut ini adalah LINK Video Youtube Cara Membuat Lampu Hias Malam Sendiri.
Comment Créer Un Site De Rencontre Payant. - Sistem pengapian vespa tahun tua terbagi menjadi dua, yang pertama adalah sistem pengapian platina dan yang kedua adalah sistem pengapian cdi. Fungsi dari sistem pengapian adalah untuk memercikan api di busi, yang berguna untuk membakar bahan bakar yang ada di ruang bakar. Platina berfugsi untuk mengatur penyalaan, gerakannya membuka dan menutup. Ketika platina membuka, busi akan menyala. Dan begitu juga sebaliknya ketika platina menutup busi akan padam. Alat yang menggerakan platina namanya rotor. Rotor terpasang di magnet, pada rotor terdapat yang namanya nok. Nok inilah yang mendorong platina sehingga bisa membuka. Penyetelan celah atau jarak buka platina juga harus tepat. Jika terlalu terbuka dampak yang akan terjadi adalah mesin akan sulit untuk dihidupkan. Kalau terlalu rapat, mesin terasa loyo dan juga keluar suara letupan dari knalpot. Mengenal Bagian-bagian Dari Sistem Pengapian Platina Vespa Spul Adalah kawat tembaga yang dililitkan pada besi. Di vespa sendiri ada dua macam spul. Yang pertama adalah spul lampu dan yang kedua adalah spul jalan, biasanya banyak juga yang menyebutnya dengan istilah spul platina dan juga spul cdi. Fungsi dari spul sebagai sumber arus listrik. Perbedaan antara spul jalan dan spul lampu terletak pada ukuran kabel tembaga yang melilit spul tersebut. Spul lampu, ukuran kawat tembaganya lebih besar dibandingkan lilitan kawat spul jalan. Baca Juga 4 Langkah Mengganti Oli Mesin Vespa Tahun Tua Magnet Spul terpasag di nafur dan terletak didalam magnet, apabila mesin kita engkol atau selah, otomatis magnet akan berputar mengelilingi spul. Sehingga spul akan mengeluarkan arus listrik sebesar enam sampai dua belas volt. Semakin cepat putaran magnet, arus listrik yang dikeluarkan juga semakin besar. Kalau magnet berhenti berputar otomatis arus listrik juga akan hilang. Kondensor Fungsi dari kondensor adalah untuk menyimpan listrik sementara waktu dan mencegah percikan api di platina. Jadi indikator kondensor sudah lemah dapat diketahui apakah di platina terdapat percikan api atau tidak. Jika di platina terdapat percikan api, akan menyebabkan permukaan platina gosong, sehingga fungsi platina terganggu. Dan cara untuk megatasinya adalah dengan menggosok permukan platina tersebut sampai bersih, serta tambah atau ganti dengan kondensor yang baru. Sampai benar-benar tidak ada lagi percikan api di permukaan platina. Koil atau Coil Fungsi dari koil adalah untuk merubah tegangan rendah menjadi tegangan tinggi. arus listrik yang besar dari koil akan membuat ujung elektroda di busi memercikan api. Salah satu indikator coil sudah lemah , dapat dilihat ketika diajak jalan selang beberapa meter mesin akan mati dan ketika dinyalakan akan hidup kembali, begitu seterusnya. Untuk mengatasinya ya ganti dengan koil yang baru. Jadi simpelnya dapat disimpulkan seperti ini. Ketika mesin kita engkol atau selah maka magnet akan berputar. Saat itu, spul akan megalirkan listrik sebesar enam sampai dua belas volt. Listrik ini disimpan sementara dalam kondensor. Ketika platina membuka, listrik tadi dialirkan ke koil. Di koil, aliran listrik akan ditinggikan. Karena dari koil mengalir tegangan listrik yang tinggi, sehingga ujung elektrode busi akan memercikan api. Cara Menyetel, Mensetting Platina Vespa Ngomong-omong soal platina, sudah tidak asing digunakan pada kendaraan bermotor tahun sembilan puluhan kebawah, termasuk pada vespa. Dari umur penggunaanya yang sudah tua, menjadikan sistem pengapian platina ini sudah jarang digunakan pada kendaraan era modern saat ini. Karena di jaman sekarang sudah jarang kendaraan yang menggunakan sistem pengapian platina, justru akan menambah kesan klasik, unik dan berbeda bagi kendaraan yang masih tetap menggunakannya. Dan konon katanya, sistem pengapian platina ini lebih awet dan simpel cara mensettingnya. Akan tetapi, settingan atau setelan platina yang kurang tepat dapat mempengaruhi performa kendaraan itu sendiri. Jika celah platina terlalu longgar, dapat menyebabkan vespa sulit untuk dihidupkan. Dan sebaliknya jika terlalu rapat, mesin akan terasa berat dan keluar suara letupan dari knalpot. Oke mugkin bagi kalian yang belum tahu tentang bagaimana cara mensetting atau menyetel platina vespa, ikuti saja langkah-langkah dibawah ini. Mengepaskan Lubang Magnet Atau Kipas Yang pertama adalah, paskan lubang yang ada di magnet atau kipas, sesuai platina itu berada. Lihatlah seberapa jarak celah platina dari lubang tersebut. Dan untuk merapatkan atau melonggarkan celah platina tersebut, kalian dapat mengendorkan baut yang ada di platina. Setelah baut sudah kendor, baru bisa disetting sesuai ukuran yang dikehendaki. Untuk mensettignya, gunakan dua buah obeng. Satu obeng digunakan untuk mengendorkan dan mengencangkan baut platina, obeng yang satunya lagi digunakan untuk menahan dan mengatur jarak renggang platina. Jika sudah menemukan settingan atau setelan yang pas, tinggal kencangkan kembali baut platinanya. Jarak Renggang Pada Platina Pada teorinya jarak renggang atau celah pada platina sekitar kira-kira setara dengan satu atau dua lembar pisau silet. Tapi pada prakteknya, kalian bisa melihat percikan api yang keluar dari kabel koil, apakah api yang keluar besar atau belum. Serta cobalah untuk menjajal performa vespa apakah sudah enak dan cocok sesuai keinginan atau belum. Jika kurang cocok atur lagi settingan platinanya sampai menemukan settingan yang pas. Setelah vespa dihidupkan, coba perhatikan bagian celah platinanya. Apakah terdapat percikan api atau tidak? Jika terdapat percikan api, segera ganti atau tambah kondensor. Karena kalau dibiarkan, permukaan platina lama kelamaan akan gosong dan akan menyebabkan vespa sulit untuk dihidupkan. Pesan Terakhir Penutup Mungkin sedikit ribet dan membingungkan, tapi sebenarnya tidak juga kalau sudah paham dan terbiasa. Yang pasti harus belajar serta berani mencobanya. Ya, untuk jaga-jaga saja apabila ketika dijalan tiba-tiba settingan platinanya rubah, kan kalian bisa mengatasinya sendiri. Baca Juga Cara Membersihkan Karburator Vespa Tahun Tua Dan jangan biasakan untuk mensetting atau menyetel platina dengan cara memukulnya, justru itu dapat merusak platina itu sendiri. Kecuali benar-benar dalam keadaan mendesak, seperti tidak membawa peralatan yang diperlukan dan lain sebagainya. Oke mungkin cukup sekian artikel yang saya punya Tentang Cara Mensetting Atau menyetel Platina Vespa. Semoga bisa menjadi bacaan yang menarik serta dapat memberikan mafaat. Terimakasih telah meluangkan sedikit waktunya untuk berkunjung dan membaca D
Platina mobil ada komponen yang berfungsi di sistem pengapian. Namun, komponen ini biasanya dipakai di mobil-mobil lawas. Jadi, bagi OtoFriends yang punya mobil klasik biasanya sudah kenal dengan komponen ini. Kerusakan pada platina mobil bisa berdampak cukup besar pada proses pengapian. Mari kita kenal lebih jauh tentang platina mobil. Daftar Isi 1Pengertian Platina Mobil dan FungsinyaCara Kerja Platina MobilCiri Platina Mobil RusakCara Mengecek Kondisi Platina dan Siapkan peralatan2. Cek kondisi mobil3. Memutar crankshaft3. Kendurkan baut4. Mengukur celah platina5. Menyetel platina6. Mengecek celah platina7. Pasang tutup distributor8. Nyalakan mesinPertanyaan Seputar Platina Mobil Pengertian Platina Mobil dan FungsinyaApa itu platina mobil? Platina mobil adalah komponen pada sistem pengapian mobil-mobil lama. Saat ini sistem pengapian itu sudah diganti dengan jenis CDI atau Capacitive Discharge Ignition pada mobil baru. Platina mobil berkaitan erat dengan performa mobil. Kalau performa mobil menurun dan tidak bertenaga padahal tidak ada hambatan lain, mungkin platinanya rusak atau pemasangannya tidak mobil berfungsi sebagai penghubung dan pemutus arus listrik dari kumparan primer pada koil pengapian ke massa. Tanpa adanya platina, tidak akan ada tegangan tinggi yang bisa menghasilkan percikan api dari busi. Akibatnya, mobil tidak bisa dipakai. Di era mobil-mobil lawas, komponen ini tentu jadi sangat saja komponen platina yang bisa membantu kinerjanya? Ini dia komponennya serta distributor atau nok Cara kerja komponen ini adalah menekan lengan platina agar terbuka dan menutup sesuai berputarnya nok. Bentuknya kotak dan bakal berputar 360 derajat untuk membuka dan menutup sebanyak 4 tetap dan kontak lepasFungsinya menyalurkan arus listrik ke kumparan kontakFungsinya untuk mengembalikan lengan platina agar menutup kontakTempat dudukan kontak pengikatBagian ini berfungsi mengikat platina dan mengencangkannya sehingga memudahkan ebonitKomponen ini jadi bagian yang ditekan cam supaya platina bisa membuka dan dari koil pengapianAlur penyetelan celahFungsinya menyetel celah pada tersebut bekerja berkaitan untuk menunjang kinerja platina agar tetap optimal. Selanjutnya, kita bakal bahas tentang cara kerja platina juga Mesin Mobil Tiba-tiba Mati di Jalan? Ini Penyebab dan solusinya!Mengingat fungsinya yang sangat penting untuk menyambung dan memutus arus listrik, kita perlu tahu bagaimana cara kerjanya platina mobil ini. Secara sederhana, platina mengatur besar kecilnya tegangan listrik agar busi bisa menyala. Kalau dibahas secara khusus, ada dua macam cara kerja ketika terbuka Cara kerja pertama adalah saat platina terbuka dan arus listrik mengalir. Nok distributor bakal berputar dan menekan tumit ebonit dan platina akan terbuka. Kemudian, arus listrik dari kumparan primer koil ke arah massa bakal terputus. Pemutusan ini berlangsung secara cepat sehingga induksi listrik di kedua kumparan koil pengapian bisa terjadi. Induksi listrik yang terjadi ini bakal diserap oleh kondensor dan induksi sekunder koil akan menuju bus dan percikan bunga api terjadi. Biasanya induksi listrik yang dihasilkan sebesar volt. Platina ketika menutup Kemudian, cara kerja platina mobil saat menutup dimulai saat mesin menyala. Posisi nok distributor ini bakal berputar dan tidak lagi menekan ebonit dengan keadaan platina tertutup. Arus listrik dari kumparan primer koil bakal terhubung ke massa sehingga menimbulkan medan magnet di kumparan primer cara kerja platina mobil berjalan dengan baik sehingga bisa menghasilkan percikan api yang maksimal, platina harus disetel terlebih dahulu. Penyetelan dilakukan saat platina masih baik dan bersih. Adanya benjolan pada platina membuat penyetelan tidak bisa dilakukan dan harus ganti yang Platina Mobil RusakKerusakan pada platina adalah hal yang wajar, tetapi tidak banyak yang menyadarinya. Saat mobil tidak bisa dinyalakan, baru ketahuan kalau penyebabnya adalah platina yang sudah rusak dan harus diganti. Jadi, kita perlu mengecek kondisi platina secara rutin supaya langsung ketahuan saat ada kerusakan. Ini dia ada celah lagiCiri pertama adalah saat celah platina sudah tidak ada lagi. Celah ini biasanya disetel di awal dan bisa habis sehingga tidak ada lagi celah. Tidak ada celah pada platina mengganggu aktivitas menghubungkan dan memutus arus listrik. Kalau celah ini sudah tidak bisa disetelah lagi karena sudah aus, maka platina harus diganti. Namun, kalau celah platina bermasalah karena dwell yang kurang tepat, biasanya masih bisa juga Hati-hati, Bagian Bagian Mesin Mobil ini Rentan RusakCelah terlalu kecilCiri kerusakan platina mobil selanjutnya adalah celah yang terlalu kecil atau sempit. Celah yang terlalu sempit membuat fungsi membuka dan menutup arus listrik jadi berkurang. Penyebabnya bisa karena baut yang kendor atau platina yang kotor. Dampaknya, percikan dari busi jadi makin besar dan busi jadi cepat rusak. Kalau kondisi ini dibiarkan maka lama kelamaan komponen platina mobil bisa cepat terlalu besarSelain celah yang terlalu kecil, celah yang terlalu besar juga rupanya bisa jadi tanda kerusakan platina. Arus primer bakal makin pendek dan percikan busi melemah. Efeknya bisa membuat mobil sulit kabel rusakKerusakan bisa terjadi juga kalau bagian kabelnya rusak sehingga arus listrik tidak berjalan dengan baik. Mungkin komponen platinanya masih bagus, tetapi kabelnya rusak. Oleh sebab itu, untuk mengetahui kerusakan, kita bisa mengeceknya di bengkel terdekat untuk dilakukan Mengecek Kondisi Platina dan memang mau mencoba mengeceknya sendiri, ini dia Siapkan peralatanLangkah pertama adalah siapkan peralatan berupa kunci ring nomor 19, obeng plus dan minus, serta Fuller yang akan dipakai untuk mengukur celah Cek kondisi mobilLangkah kedua adalah mengecek kondisi mobil mulai dari aki, distributor, dan kebersihan platina. Kalau ada benjolan sebaiknya ganti dengan kondensornya juga 12 Cara Merawat Baterai Aki Agar Lebih Awet3. Memutar crankshaftPutar crankshaft searah jarum jam sampai titik pully mengarah ke 0 derajat Top 1. Perhatikan juga bagian noken pada Kendurkan bautSelanjutnya kendurkan baut pengikat platina, tetapi jangan terlalu longgar. Cukup satu putaran sampai platina bisa digoyangkan menggunakan obeng minus di penyetelan Mengukur celah platinaUkuran standarnya adalah 0,45 mm. Namun biasanya tidak ada ukuran tersebut di fuller gauge. Jadi kita bisa pakai perhitungan 0,40 yang sedikit Menyetel platinaSetel platina menggunakan obeng minus dengan cara menekan tonjolan dengan obeng Mengecek celah platinaCek kembali celah platina. Kalau sudah pas, baut bisa dikencangkan kembali menggunakan obeng Pasang tutup distributorPasang lagi tutup distributor delco.8. Nyalakan mesinTerakhir, nyalakan mesin mobil lawas kita. Kalau mesinnya sudah menyala, baut pada distributor blok mesin bisa dikendurkan dengan cara memutar perlahan ke kanan dan dia cara mengecek dan menyetel platina mobil sekaligus menutup pembahasan tentang platina mobil. Melakukan pengecekan platina mobil bisa di bengkel umum terdekat. Cari bengkel berkualitas dengan mudah melalui aplikasi Otoklix!Pertanyaan Seputar Platina Mobil Platina mobil berfungsi sebagai penghubung dan pemutus arus listrik dari kumparan primer pada koil pengapian ke bahwa platina masih dalam keadaan baik. Setelah memastikan kondisinya baik, kendurkan baut dan setel celah platina menggunakan obeng celah platina bisa menggunakan fuller gauge dengan cara sedikit melonggarkan pada ukuran 0,40. Sebab, idealnya ukuran platina adalah 0,45 mm.
Perlindungan ganda wallpaper dekat pintu WALLPAPER PADA SUDUT PROYEK DEKAT PINTU INTERROOM HILANG PRESENTASI JAUH SEBELUM LAINNYA. BIARKAN INI TIDAK TERJADI, MELINDUNGI LERENG DENGAN BLOK DARI DUA KARTU. Anda akan membutuhkan pita plat yang halus dan kering dari strip besi galvanis dengan bagian 200 × 1,5 mm dan panjang 200-250 mm, sekrup sadap sendiri tidak lebih dari 1 cm. Lakukan sendiri - baca lebih lanjut ... Perlindungan wallpaper di sudut pintu - kami membuat platina DIY
Fungsi dan Cara menyetel Platina Mobil Skip to content Cara Menyetel Platina Mobil Cara Menyetel Platina Mobil Cara Menyetel Platina Mobil Kadang merasa kesal gak sih karena performa mobil Kita menjadi menurun gak seperti biasanya yang sangat cepat dan juga gak ada hambatan. Dan salah satu hal yang membuat performa nya berkurang, mungkin karena sistem pembakaran yang bermasalah atau pemasangan yang kurang benar. Nah, salah satu komponen mobil yang penting dalam proses pembakaran adalah platina. Mungkin anda sedikit merasa terheran-heran dan baru sekali mendengar platina jika anda baru memiliki mobil. Apa itu Platina? Dalam sebuah mobil ada sebuah sistem pengapian yang berfungsi untuk menghidupkan mesin. Saat ini ada dua jenis pengapian yang sering digunakan pada mobil yakni platina dan CDI Capacitive Discharge Ignition. Pengapian platina ini lebih banyak digunakan pada mobil-mobil jenis lama. Sementara mobil-mobil baru sudah menggunakan sistem pengapian CDI semua. Cara kerja dan fungsi platina? Sebagaimana yang dijelaskan sebelumnya, Platina digunakan dalam sistem pengapian pada mobil. Cara kerja dari platina sendiri adalah sebagai media pemutus dan penghubung arus listrik. Busi mobil membutuhkan tegangan listrik tinggi untuk bisa bekerja. Oleh karena itu hadirnya kontak platina inilah yang nantinya akan menghasilkan tegangan tinggi tersebut. Kemudian tegangan tinggi yang dihasilkan oleh platina akan diteruskan ke busi. Oleh karena itu, jika platina tidak dalam kondisi baik maka percikan api yang dihasilkan tidak akan maksimal. Cara Menyetel Platina Langkah pertama siapkan beberapa alat berikut ini Kunci ring no 19 Dua jenis obeng, plus dan minus Fuller berguna untuk mengukur celah platina Jika peralatan sudah siap, sekarang yang harus dilakukan adalah melakukan pengecekan kondisi dari platina. Pastikan platina dalam keadaan baik dan bersih, jika ada benjolan pada permukaan platina lebih baik ganti dengan yang baru. Putar crankshaft pada platina ke arah TOP 1. Setelah itu kendorkan baut pengikat yang ada di platina setidaknya sampai platina bisa digoyang dan geser. Ukuran standar jarak platina adalah 0,45mm oleh karena itu kita membutuhkan fuller untuk menghitungnya agar bisa sesuai dengan kebutuhan. Celah yang terlalu besar akan membuat induksi dan listrik yang dihasilkan menjadi kecil. Begitu sebaliknya, ketika sudut celah terlalu kecil maka menyebabkan koil panas dan induksi melemah. Jika dirasa sudah sesuai, kencangkan kembali baut yang telah dikendorkan sebelumnya. Sekarang coba nyalakan mesin mobil. Perhatikan putaran mesin terutama dari suara yang dihasilkan, coba rasakan dan putar ke arah kanan dan kiri baud hingga menemukan putaran mesin yang diinginkan. Perlu diperhatikan juga, selagi membuka ada baiknya juga bersihkan permukaan yang ada di platina. Kondisi platina yang kotor bisa menyebabkan kerusakan karena kecilnya induksi yang dihasilkan sehingga pengapian ke busi pun mengecil. Semoga cara menyetel platina diatas bisa menambah pengetahuan anda tentang dunia otomotif. Selain mengetahui bagaimana menyetel platina mobil, sangat penting untuk tetap mengantisipasi segala kemungkinan buruk yang mungkin terjadi selama Anda berkendara menggunakan Asuransi mobil. Jika kita memiliki asuransi mobil, maka biaya yang dibutuhkan saat mengajukan klaim akan lebih murah apabila dibandingkan saat kita menanggungnya sendiri. Salah satunya dengan Garda Oto, produk Asuransi Astra yang memberikan perlindungan bagi kendaraan mobil Anda. Bila Anda mengalami masalah dan membutuhkan layanan darurat di perjalanan, Garda Akses siap memberikan pelayanan yang terbaik. Caranya dengan menghubungi Garda Akses di nomor 1500112 dengan akses layanan 24 jam. PeaceofMind Related Posts
Mobil memiliki sangat banyak komponen yang harus diperhatikan. Beberapa dari komponen ini letaknya juga berada di tempat yang cukup rawan untuk mengalami masalah sehingga kamu harus memberikan perhatian lebih terhadapnya. Mungkin kalau dampak negatif yang kamu rasakan tidak langsung, kamu tidak akan terlalu memperhatikannya. Namun, komponen yang satu ini akan sangat kamu rasakan dampak negatifnya ketika komponen ini sedang rusak. Komponen yang sedang kita bicarakan adalah platina mobil. Bagian yang satu ini memiliki peran yang sangat besar untuk bisa membantu mobil bisa nyala karena langsung berhubungan dengan sistem pengapian. Namun, komponen ini terletak di tempat yang sangat rentan mengalami kerusakan. Itulah kenapa, sangat penting untuk memberikan perhatian lebih terhadap komponen yang satu ini dan selalu mengecek secara berkala. Berikut ini adalah pembahasan topik terkait dari Qoala. Apa Itu Platina Mobil? Sumber Foto Setta Sornnoi Via Shutterstock Mobil yang mati mendadak dan bahkan tidak bisa menyala merupakan tanda kalau platina mobil sudah rusak. Kamu harus mengetahui tanda-tanda tersebut supaya tidak terjadi kerusakan mesin yang terlalu parah. Platina merupakan komponen yang terdapat pada sistem pengapian yang fungsinya adalah untuk memutuskan dan menghubungkan arus listrik yang menuju kumparan primer pada koil pengapian. Platina ini memiliki fungsi yang cukup penting karena apabila mengalami kerusakan maka tidak ada tegangan tinggi yang bisa menghasilkan percikan api yang dibutuhkan oleh busi. Kebanyakan platina ditemukan pada mobil lama yang masih menggunakan sistem pengapian konvensional. Platina ini dihasilkan dari tegangan tinggi yang terdapat pada kumparan sekunder 10 KV atau lebih. Bagian otomotif ini akan bekerja ketika arus listrik yang mengalir di kumparan primer koil diputuskan oleh platina dan dibangkitkan kembali oleh tegangan tinggi yang terdapat pada kumparan sekunder lewat induksi diri. Prinsip kerja dari bagian ini muncul saat adanya pemutusan arus listrik pada kumparan primer yang terlambat dari waktu yang sudah ditentukan sehingga akan muncul tegangan tinggi otomatis pada kumparan sekunder koil yang juga terlambat sehingga menyebabkan supply tegangan menuju busi juga terlambat dan menyebabkan percikan api yang dihasilkan oleh busi juga terlambat. Mekanisme platina sangatlah menentukan waktu pengapian yang ada pada sistem pengapian, apalagi pada tipe konvensional. Mobil yang mati mendadak atau tidak bisa menyala merupakan hal yang bisa terjadi karena platina memiliki benjolan, miring, atau aus. Platina merupakan bagian yang bisa memutuskan dan menghubungkan kontak. Bagian ini adalah bagian yang terdapat pada sistem pengapian konvensional. Platina memiliki fungsi untuk memutuskan dan menghubungkan arus listrik yang asalnya dari kumparan primer koil pengapian menuju masa. Komponen ini bisa membentuk induksi listrik dengan tegangan tinggi pada bagian kumparan sekunder pengapian. Ada beberapa bagian yang secara umum terdapat di dalam platina, seperti sebagai berikut. Nok distributor Kontak tetap Kontak lepas Pegas kontak pemutus Lengan kontak pemutus Sekrup pengikat Tumit ebonit Kabel dari minus coil Alur penyetel celah platina Ada 9 komponen yang terdapat di dalam bagian platina dan setiap komponen tersebut bekerja sama supaya bisa mendapatkan hasil kerja yang maksimal. Cara Kerja Platina Mobil Platina mobil sebagai salah satu komponen penting di mobil memiliki cara kerja tersendiri. Berikut ini adalah penjelasan terkait cara kerjanya! Ketika Platina Terbuka Tumit ebonit platina akan ditekan oleh nok distributor yang sedang berputar. Nantinya, platina akan membuka untuk membuat daya listrik yang berasal dari kumparan primer koil menuju ke masa terputus. Pemutusan daya listrik ini akan memunculkan induksi listrik pada kedua kumparan coil pengapian. Induksi listrik yang ada pada kumparan primer koil nantinya akan diserap oleh komponen kondensor. Induksi listrik yang ada di kumparan sekunder koil akan dimasukkan ke busi supaya bisa menghasilkan percikkan bunga api. Tegangan dari induksi listrik ini biasanya bisa mencapai 20000 volt. Saat Platina Menutup Saat mesin mobil dinyalakan maka nok distributor juga akan berputar. Bagian ini akan menutup ketika sudah tidak menekan tumit ebonit platina. Penutupan ini menyebabkan arus listrik yang berasal dari kumparan primer koil akan terhubung ke masa dan membentuk medan magnet pada kumparan primer koil. Sebelum masuk ke bahasan cara merawat platina mobil, lihat juga artikel otomotif terkait seperti biaya turun mesin mobil. Cara Merawat Platina Mobil Platina sangat mudah terkena masalah meski memiliki harga yang murah. Biasanya masalah bisa muncul akibat adanya kotoran pada platina dan penyetelan yang tidak baik. Platina mudah rusak karena terletak di samping mesin dan juga dekat dengan roda depan. Debu dan cipratan air yang mengenai bagian ini akan membuat platina bisa cepat rusak. Kalau sering disetel dan dijaga kebersihannya maka platina bisa bertahan sampai bertahun-tahun. Pemilik mobil biasanya harus selalu membawa cadangan platina dan busi cadangan untuk berjaga-jaga saat komponen tersebut mengalami masalah. Perbedaan CDI dan Platina Mobil CDI adalah komponen yang menggantikan platina untuk bisa menghasilkan pengapian pada mesin mobil. Kedua komponen ini tentunya memiliki perbedaan. CDI tidak akan terpengaruh oleh putaran mesin yang rendah maupun tinggi dan karena menggunakan sistem kelistrikan maka komponen yang satu ini menjadi lebih praktis dan lebih banyak digunakan oleh kebanyakan mobil pada saat ini. Namun, komponen ini tetap memiliki kekurangan, karena saat terjadi kerusakan, komponen ini tidak akan bisa diperbaiki dan harus diganti dengan yang baru. Keuntungan yang dimiliki oleh CDI adalah umur yang lebih panjang, tidak harus sering disetel ulang dan lebih praktis. Cara Cek Kondisi Platina Mobil Sumber Foto noPPonPat Via Shutterstock Kondisi platina mobil perlu diketahui secara berkala agar bisa diketahui kondisi mobil dalam keadaan prima atau tidak. Ada beberapa cara dalam mengecek kondisi platina mobil. Berikut ini adalah cara mengecek yang dimaksud! Cek Kondisi Mobil Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mengecek kondisi mobil yang kamu miliki. Ceklah jenis aki, kebersihan platina dan distributornya. Pastikan juga kalau tidak ada benjolan pada platina. Kamu harus segera mengganti platina kalau terlihat ada benjolan, bersamaan dengan kondensornya. Putar Crankshaft Kamu bisa memutar puli poros engkol searah dengan jarum jam. Terus putarlah bagian ini sampai titik puli mengarah ke nol derajat. Kondisi ini disebut sebagai Top 1. Saat kamu makan ini, kamu harus selalu memperhatikan bagian noken pada distributor. Kendorkan Baut Platina Kamu bisa mengendorkan baut pengikat platina tetapi jangan sampai terlalu longgar saat kamu memutar baut itu. Kamu hanya perlu melakukan satu putaran saja sampai platina sudah bisa digoyangkan menggunakan obeng minus pada bagian penyetelan celah. Hal ini membuat platina bisa direnggangkan dan disempitkan secara lebih mudah. Mengukur Ukuran Celah Platina Ukurlah ukuran celah platina dengan teliti. Biasanya celah platina memiliki ukuran standar sebesar 0,45 mm. Namun, karena tidak ada angka tepat pada 0,45 mm pada fuller gauge maka kamu bisa menghitung pada celah 0,40 mm. Kamu bisa sedikit melonggarkan celah tersebut supaya bisa lebih mendekati angka standarnya. Menyetel Platina Sekarang kamu bisa menyetel platina menggunakan obeng minus. Kamu hanya perlu menekan coak atau tonjolan menggunakan obeng minus. Semua mobil memiliki tonjolan yang berbeda sehingga kamu harus mencari tonjolan yang tepat. Mengecek Celah Platina Kamu harus mengetik celah platina lagi. Kalau ukurannya sudah sesuai dengan apa yang diminta sama kamu bisa mengencangkan baut lagi. Kamu bisa menggunakan obeng plus untuk melakukannya. Memasang Tutup Distributor Kalau sudah selesai, kamu bisa memasang tutup distributor lagi. Menyalakan Mesin Sekarang kamu bisa mencoba untuk menyalakan mesin mobil mu. Kalau mesin mobil hidup, malah kamu bisa mengendorkan baut yang ada di distributor blok mesin. Cobalah Putar kekanan dan kekiri secara pelan-pelan sambil mendengarkan putaran mesin. Kalau kamu sudah mendengar putaran mesin yang paling tinggi maka kamu bisa berhenti. Terkait platina mobil, baca juga artikel terkait mesin, seperti cara membersihkan mesin mobil. Tanda Platina Mobil Rusak Platina mobil bisa rusak, dan untuk mengetahui kerusakannya bisa dicek melalui tanda-tanda yang menyertainya. Berikut ini adalah tanda platina mobil rusak. Tidak Ada Celah pada Platina Kalau starter kendaraan kamu tidak berfungsi maka kamu bisa mengecek keadaan dari platina mobil. Ada kasus di mana pengapian tidak bekerja sama sekali karena platina yang tidak ada atau sudah habis. Hal ini menyebabkan tidak adanya kegiatan pemutus dan penghubung arus listrik dari primer ke massa mesin. Kamu bisa mengecek keadaan ini secara langsung. Lah yang habis atau hilang bisa terjadi karena rubbing blok platina sudah aus atau sudut dwell tidak disertai dengan tepat. Kalau sudah aus, kamu harus mengganti platina dengan yang baru. Sedangkan kalau duel tidak dipasang dengan tepat maka kamu harus menservice mobil. Kamu bisa mengetahui platina rusak karena sulit untuk menyalakan kendaraan dan bahkan kendaraan bisa mati secara tiba-tiba saat sedang digunakan. Hal ini tentunya akan sangat berbahaya. Kejadian ini diakibatkan oleh kumparan koil yang tidak menghasilkan tegangan tinggi dan busi tidak bisa menimbulkan percikkan api. Celah yang Terlalu Sempit atau Kecil Kalau celah platina pada mobil kamu terlalu sempit maka fungsi dari bagian ini akan sangat berkurang. Hal ini terjadi akibat sekrup pengikat kontak pemutus sudah kendor. Komponen yang satu ini bisa menyebabkan celah pemutus akan semakin kecil atau sempit dan menyebabkan percikkan api menjadi semakin besar sehingga komponen lainnya akan terkena dampaknya. Posisi sudut dwell yang semakin besar juga bisa menyebabkan arus listrik primer akan membesar secara lebih cepat dan menyebabkan percikkan busi menjadi lebih besar pula. Meski starter berjalan dengan normal tetapi kamu harus mewaspadainya karena hal ini akan menyebabkan rubbing block menjadi lebih cepat haus dan panas. Celah pada Platina Terlalu Lebar atau Besar Berbeda dengan ciri yang sebelumnya, tanda yang satu ini akan membuat sudut dwell menjadi lebih kecil. Hal ini menyebabkan arus primer akan menjadi lebih pendek dan percikkan pada busi menjadi berkurang. Hal yang menyebabkan kejadian ini bisa muncul adalah tegangan tinggi kumparan tidak bisa berjalan secara efektif. Sehingga tenaga mesin akan menjadi tidak optimal yang membuat pembakaran terganggu dan starter sulit untuk dilakukan. Hal ini juga bisa terjadi karena permukaan platina yang terbakar atau kotor sehingga tegangan, arus listrik dan busi tidak bisa bekerja secara optimal. Ada Benjolan Platina Menggunakan kapasitas kondensor yang tidak sesuai bisa menyebabkan benjolan pada platina dan mengurangi laju harus perapian. Penyetelan Celah Platina Tidak Tepat Ketika platina membuka arus listrik induksi primer terbuka celah yang terlalu kecil maka hal ini bisa menyebabkan kemagnetan kecil yang membuat sudut dwell menjadi besar. Platina akan menutup lebih lama dari yang seharusnya sehingga menyebabkan koil menjadi panas dan induksi nya berkurang. Kalau celah terlalu besar maka sudut dulangan menjadi kecil dan platina akan menutup dalam waktu yang lebih singkat sehingga arus primer yang mengalir menjadi lebih kecil dan induksi yang muncul tidak sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh sistem pengapian. Kabel Platina Rusak dan Kotor Arus primer bisa tetap mengalir ketika isolator kabel platina rusak tetapi tidak akan muncul induksi pada koil. Hal ini membuat tidak akan adanya api pada busi, koil panas dan mesin akan mati. Kalau kabel tersumbat kotoran maka hal ini juga akan terjadi. Hal ini menyebabkan arus primer yang tidak bisa mengalir, tidak ada induksi, tidak ada percikkan api, tidak ada kemagnetan dan mesin tidak bisa menyala. Ada beberapa hal lainnya yang menyebabkan hal ini terjadi, seperti koil racing, kondensor kurang bagus, nepel aki kendor yang bisa menyebabkan tegangan lebih tinggi dari yang dibutuhkan oleh sistem pengapian sehingga platina akan hangus atau terbakar. Cara Menyetel Platina Mobil Perlu kehati-hatian dalam penyetelan platina mobil. Oleh karenanya, Anda perlu tahu cara yang benar untuk menyetel platina mobil. Berikut ini adalah caranya! Pertama-tama, kamu harus melepaskan bagian distributor cap Setelah itu, lepaskan bagian rotor Kamu bisa memutar bagian puli poros engkol sambil melihat nok bersentuh eboni pada kondisi tertinggi nok Kendorkanlah salah satu baut platina untuk melakukan penyetelan. Penyetelan ini bisa dilakukan menggunakan obeng minus dengan celah pada kisaran 0,45 mm Kencangkan lagi baut platina yang kamu kendorkan sebelumnya Pasang lagi rotor G, dan pasang juga distributor cap lalu kabel busi yang sebelumnya kamu lepaskan Ceklah sudut dwell pada spek 52+- 6 derajat menggunakan engine tuner atau dwell tachometer Lakukan penyetelan ini sampai semuanya sudah tepat dan sesuai dengan spesifikasi. Harga Platina Mobil Berani memiliki mobil berarti kamu juga berani untuk merawat mobil tersebut sebaik mungkin. Karena kalau kamu tidak siap untuk merawat mobil dengan baik maka kamu bisa merugikan diri kamu sendiri dan orang lain ketika ada di jalanan. Kamu harus melakukan servis setiap beberapa bulan sekali atau setiap mencapai jarak tempuh tertentu. Hal ini dilakukan supaya komponen yang terdapat pada mobil bisa selalu pada keadaan maksimal. Namun, terkadang ada beberapa komponen yang bisa rusak sebelum waktunya penggantian. Salah satu komponen itu adalah platina mobil. Kalau platina mobil yang kamu miliki sudah rusak maka kamu harus segera menggantinya dengan yang baru. Harga platina mobil sendiri memiliki kisaran dari ratusan ribu rupiah sampai 4 jutaan. Kamu bisa menentukan platina mana yang sesuai dengan budget kamu. Itulah beberapa informasi yang bisa kami berikan terkait dengan platina mobil. Kalau kamu merupakan pemilik mobil baru, kamu mungkin tidak harus berhubungan dengan komponen yang satu ini karena kebanyakan mobil yang ada pada zaman sekarang tidak menggunakan sistem ini. Namun, kalau kamu adalah penggemar mobil lawas maka kamu mungkin harus berhadapan cukup sering dengan komponen yang satu ini karena kemudahannya untuk rusak. Meski sudah jarang digunakan, platina tetap memiliki keunggulan yang sendiri yang alasannya bisa kamu temukan di atas. Semoga informasi yang kami berikan di atas dapat membantu kamu untuk mengenali komponen platina mobil secara lebih baik dan tahu apa yang harus dilakukan ketika komponen ini mengalami masalah. Jangan lupa, proteksi mobil Anda dengan asuransi mobil terbaik yang tersedia di Qoala.
cara membuat platina sendiri